Kans Bayern Munich untuk lolos ke semifinal Liga Champions terbuka lebar. Melakoni pertandingan leg I babak perempatfinal di markas Olympique Marseille, Die Roten berhasil memetik kemenangan 2-0.
Di Stade Velodrome, Kamis (29/3/2012) dinihari WIB, Bayern memang tampil lebih dominan. Namun, Marseille cukup membuat frustrasi di babak pertama sebelum Mario Gomez memecah kebuntuan di menit 44.
Tim tuan rumah meningkatkan serangannya di babak kedua. Meski begitu, Arjen Robben mampu menambah keunggulan Bayern di menit 69 sekaligus memastikan kemenangan.
Dengan kemenangan ini peluang Bayern untuk maju ke babak empat besar lebih mudah. Di leg II yang digelar di Allianz Arena, mereka hanya butuh hasil seri sementara Marseille harus menang paling tidak 3-0.
Jalannya Pertandingan
Di awal pertandingan Bayern mampu mendominasi Marseille. Namun peluang matang pertama didapat oleh tim tuan rumah.
Pada menit ketujuh, sepak pojok disambut sundulan Rod Fanni tapi masih bisa dihalau Manuel Neuer. Bola jatuh ke jalur Loic Remy untuk diteruskan dengan sepakan yang tipis saja melenceng.
Meskipun lebih memiliki penguasaan bola yang lebih banyak dibanding Marseille, Bayern masih belum mengalami kesulitan dalam membongkar pertahanan lawan.
Kebuntuan Bayern akhirnya pecah di menit 44 melalui Mario Gomez. Dari serangan balik, Arjen Robben mengirim umpan terobosan untuk diteruskan oleh Gomez dengan sepakan yang melewati kiper Elinton Andrade.
Tertinggal, Marseille meningkatkan serangannya di babak kedua. Pada menit ke-47, umpan silang Remy disambut sundulan Mathieu Valbuena di dalam kotak namun masih melambung.
Marseille kembali menebar ancaman. Di menit 56, bola umpan Morgan Amalfitano menemui Andre Ayew untuk disundul tapi belum mampu merepotkan Neuer.
Serangan berbahaya dari Bayern. Kerjasamanya dengan Thomas Mueller, Gomez melakukan tendangan dari tengah kotak dan masih bisa ditangkap Andrade.
Remy! Dari serangan balik, Remy mendapat ruang untuk menembak. Gawang Bayern masih aman setelah Neuer mampu menangkap bola di sudut kanan atas.
Gol! Bayern memimpin 2-0 di menit 69. Dari kerjasama satu dua dengan Mueller di kotak penalti menghasilkan umpan terobosan yang sukses dieksekusi Robben dari sudut sempit.
Setelah unggul cukup jauh, Bayern masih bernafsu untuk menambah golnya. Di menit 88, Robben mencoba peruntungannya dengan tembakan dari luar kotak namun melambung tinggi.
Selengkapnya...
HasilPertandingan | Liga Champions | Milan vs Barca Berakhir Tanpa Gol
Barcelona tampil sangat dominan saat dijamu tuan rumah AC Milan di leg pertama perempatfinal Liga Champions. Namun, mereka tak bisa membongkar pertahanan Rossoneri dan harus puas dengan hasil imbang 0-0.
Dalam pertandingan di San Siro, Kamis (29/3/2012) dinihari WIB, Barca mendominasi penguasaan bola hingga 65 persen. Mereka juga melepaskan 18 tembakan, tapi cuma tiga yang mengarah ke gawang.
Sementara itu, Milan lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mereka cuma melepaskan enam tembakan dan tiga di antaranya on goal.
Hingga peluit panjang berbunyi, tak satu pun gol tercipta. Skor tetap kacamata alias 0-0.
Hasil ini membuat kans kedua tim lolos ke semifinal masih cukup terbuka. Di leg kedua yang akan digelar di Camp Nou pada pekan depan, Barca wajib menang. Adapun Milan juga butuh kemenangan atau hasil imbang selain 0-0 untuk lolos.
Jalannya pertandingan
Milan mencoba mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal. Sebuah tembakan Kevin-Prince Boateng masih bisa diamankan Victor Valdes, sementara tendangan voli Robinho tak mengarah ke sasaran.
Barca balik menekan lewat percobaan Lionel Messi pada menit kesembilan. Namun, sepakan Messi terlalu lemah dan tak menyulitkan Christian Abbiati.
Memasuki menit ke-16, para pemain Barca mengajukan klaim penalti setelah Alexis Sanchez terjatuh dalam perebutan bola dengan Abbiati. Namun, wasit Jonas Eriksson tak mengabulkannya.
Berselang empat menit, Zlatan Ibrahimovic membuang peluang emas membawa Milan unggul. Usai mendapatkan umpan terobosan dari Clarence Seedorf, dia tinggal berhadapan dengan Valdes. Namun, sepakannya mudah terbaca oleh sang kiper.
Abbiati membuat penyelamatan bagus pada menit ke-26. Dia menepis tembakan jarak dekat yang dilepaskan oleh Xavi.
Percobaan yang dilakukan Seedorf pada menit ke-38 juga belum membahayakan gawang Barca. Tembakan first time-nya masih terlalu mudah diamankan Valdes.
Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Skor masih 0-0.
Barca masih dominan di awal babak kedua. Tendangan Andres Iniesta pada menit ke-48 masih melenceng tipis di samping gawang Milan.
Lewat tendangan bebasnya, Messi mencoba memecahkan kebuntuan pada menit ke-59. Namun, bola melayang di atas mistar.
Pemain pengganti Cristian Tello ikut mengancam gawang Milan pada menit ke-73. Tapi, tendangan kaki kirinya cuma menerpa sisi luar jala gawang.
Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Messi nyaris membawa Barca unggul. Tapi, lagi-lagi tendangannya digagalkan oleh Abbiati.
Peluang terakhir dari Xavi juga tak membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti masih melebar.
Selengkapnya...
Dalam pertandingan di San Siro, Kamis (29/3/2012) dinihari WIB, Barca mendominasi penguasaan bola hingga 65 persen. Mereka juga melepaskan 18 tembakan, tapi cuma tiga yang mengarah ke gawang.
Sementara itu, Milan lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik. Mereka cuma melepaskan enam tembakan dan tiga di antaranya on goal.
Hingga peluit panjang berbunyi, tak satu pun gol tercipta. Skor tetap kacamata alias 0-0.
Hasil ini membuat kans kedua tim lolos ke semifinal masih cukup terbuka. Di leg kedua yang akan digelar di Camp Nou pada pekan depan, Barca wajib menang. Adapun Milan juga butuh kemenangan atau hasil imbang selain 0-0 untuk lolos.
Jalannya pertandingan
Milan mencoba mengambil inisiatif serangan pada menit-menit awal. Sebuah tembakan Kevin-Prince Boateng masih bisa diamankan Victor Valdes, sementara tendangan voli Robinho tak mengarah ke sasaran.
Barca balik menekan lewat percobaan Lionel Messi pada menit kesembilan. Namun, sepakan Messi terlalu lemah dan tak menyulitkan Christian Abbiati.
Memasuki menit ke-16, para pemain Barca mengajukan klaim penalti setelah Alexis Sanchez terjatuh dalam perebutan bola dengan Abbiati. Namun, wasit Jonas Eriksson tak mengabulkannya.
Berselang empat menit, Zlatan Ibrahimovic membuang peluang emas membawa Milan unggul. Usai mendapatkan umpan terobosan dari Clarence Seedorf, dia tinggal berhadapan dengan Valdes. Namun, sepakannya mudah terbaca oleh sang kiper.
Abbiati membuat penyelamatan bagus pada menit ke-26. Dia menepis tembakan jarak dekat yang dilepaskan oleh Xavi.
Percobaan yang dilakukan Seedorf pada menit ke-38 juga belum membahayakan gawang Barca. Tembakan first time-nya masih terlalu mudah diamankan Valdes.
Hingga babak pertama berakhir, belum ada gol yang tercipta. Skor masih 0-0.
Barca masih dominan di awal babak kedua. Tendangan Andres Iniesta pada menit ke-48 masih melenceng tipis di samping gawang Milan.
Lewat tendangan bebasnya, Messi mencoba memecahkan kebuntuan pada menit ke-59. Namun, bola melayang di atas mistar.
Pemain pengganti Cristian Tello ikut mengancam gawang Milan pada menit ke-73. Tapi, tendangan kaki kirinya cuma menerpa sisi luar jala gawang.
Dua menit sebelum waktu normal berakhir, Messi nyaris membawa Barca unggul. Tapi, lagi-lagi tendangannya digagalkan oleh Abbiati.
Peluang terakhir dari Xavi juga tak membuahkan hasil. Tendangannya dari luar kotak penalti masih melebar.
Selengkapnya...
Liga Inggris | Vieira Tuduh MU Didukung Wasit
Patrick Vieira kembali melontarkan 'serangan' terhadap Manchester United. Mantan pemain bintang Manchester City itu menuduh bahwa MU mendapat perlakuan istimewa dari wasit.
Komentar Vieira datang hanya dua hari setelah Fulham tidak diberikan hadiah penalti telat dalam pertandingan di Old Trafford yang berakhir dengan kemenangan MU 1-0.
Hasil itu membuat 'Setan Merah' kembali menggusur City dari puncak klasemen dan kini unggul tiga angka dari rival se-kotanya itu.
Vieira meyakini bahwa MU mendapatkan perlakuan istimewa dari wasit ketika berlaga di kandang sendiri.
"Ketika MU bermain di kandang sendiri, mereka mendapatkan keuntungan yang tidak didapatkan oleh tim lain," tuding Vieira kepada BBC Sport.
"Saya pikir ketika Anda bertandang ke United, Madrid, Barcelona atau Milan, ketika wasit mengadili pertandingan-pertandingan semacam ini, selalu sulit untuk melawan tim-tim seperti meraka," imbuh dia.
"Ya memang seperti itu. Ini adalah sesuatu yang digunakan tim-tim untuk menang setiap waktu, jadi kami butuh memenangi pertandingan sehingga mendapatkan keuntungan di masa depan," tukas pria yang menjabat sebagai football development executive di City itu.
Komentar itu diyakini akan mendatangkan amarah dari Sir Alex Ferguson. Sebelumnya Vieira 'menyerang' MU dengan mengkritisi keputusan membawa kembali Paul Scholes.
Fergie lantas menanggapinya dengan tak kalah sengit. Ia menyindir City sedang putus asa lantaran memperkenankan Carlos Tevez kembali bermain setelah lima bulan mogok.
Selengkapnya...
Komentar Vieira datang hanya dua hari setelah Fulham tidak diberikan hadiah penalti telat dalam pertandingan di Old Trafford yang berakhir dengan kemenangan MU 1-0.
Hasil itu membuat 'Setan Merah' kembali menggusur City dari puncak klasemen dan kini unggul tiga angka dari rival se-kotanya itu.
Vieira meyakini bahwa MU mendapatkan perlakuan istimewa dari wasit ketika berlaga di kandang sendiri.
"Ketika MU bermain di kandang sendiri, mereka mendapatkan keuntungan yang tidak didapatkan oleh tim lain," tuding Vieira kepada BBC Sport.
"Saya pikir ketika Anda bertandang ke United, Madrid, Barcelona atau Milan, ketika wasit mengadili pertandingan-pertandingan semacam ini, selalu sulit untuk melawan tim-tim seperti meraka," imbuh dia.
"Ya memang seperti itu. Ini adalah sesuatu yang digunakan tim-tim untuk menang setiap waktu, jadi kami butuh memenangi pertandingan sehingga mendapatkan keuntungan di masa depan," tukas pria yang menjabat sebagai football development executive di City itu.
Komentar itu diyakini akan mendatangkan amarah dari Sir Alex Ferguson. Sebelumnya Vieira 'menyerang' MU dengan mengkritisi keputusan membawa kembali Paul Scholes.
Fergie lantas menanggapinya dengan tak kalah sengit. Ia menyindir City sedang putus asa lantaran memperkenankan Carlos Tevez kembali bermain setelah lima bulan mogok.
Selengkapnya...
Info Sepakbola | Jika Tangani MU, Yorke Ingin Beli Messi
Mantan pemain Manchester United Dwight Yorke mengutarakan keinginan menangani bekas klubnya itu. Jika memang jadi manajer MU, Yorke pun akan menjadikan Lionel Messi sebagai incaran utama.
Yorke, yang pernah membantu MU meraih treble pada tahun 1999 silam, terang-terangan sudah menyanjung Messi sebagai pemain terbaik nan fenomenal saat ini. Bahkan si pemain Barcelona menurutnya lebih baik dari Cristiano Ronaldo, yang mantan pemain MU dan kini membela Real Madrid.
Maka saat Yorke berandai-andai menjadi manajer MU menggantikan Sir Alex Ferguson, Yorke dengan tegas menyebut nama Messi sebagai incaran utamanya.
"Ya, saya memang tertarik untuk jadi manajer MU. Saya akan beli Messi. Tak diragukan lagi. Dia yang terbaik," sanjung pria asal Trinidad & Tobago ini dalam meet & greet Tri bersama sejumlah media, di Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/3/2012).
Setelah tak lagi aktif bermain sepakbola profesional, Yorke memang masih beraktivitas di dunia yang membesarkan namanya tersebut. Ia kini sibuk menjadi duta MU dan sedikit ikut andil dalam membantu tim cadangan MU, sesuatu yang ia harapkan bisa mengantarnya jadi manajer masa depan 'Setan Merah'.
"Sir Alex memberikan saya banyak kesempatan di tim reserve. Mudah-mudahan itu bisa membantu saya menjadi manajer MU kelak," harap pria yang kini suka bermain golf itu. Selengkapnya...
Yorke, yang pernah membantu MU meraih treble pada tahun 1999 silam, terang-terangan sudah menyanjung Messi sebagai pemain terbaik nan fenomenal saat ini. Bahkan si pemain Barcelona menurutnya lebih baik dari Cristiano Ronaldo, yang mantan pemain MU dan kini membela Real Madrid.
Maka saat Yorke berandai-andai menjadi manajer MU menggantikan Sir Alex Ferguson, Yorke dengan tegas menyebut nama Messi sebagai incaran utamanya.
"Ya, saya memang tertarik untuk jadi manajer MU. Saya akan beli Messi. Tak diragukan lagi. Dia yang terbaik," sanjung pria asal Trinidad & Tobago ini dalam meet & greet Tri bersama sejumlah media, di Pacific Place, Jakarta, Rabu (28/3/2012).
Setelah tak lagi aktif bermain sepakbola profesional, Yorke memang masih beraktivitas di dunia yang membesarkan namanya tersebut. Ia kini sibuk menjadi duta MU dan sedikit ikut andil dalam membantu tim cadangan MU, sesuatu yang ia harapkan bisa mengantarnya jadi manajer masa depan 'Setan Merah'.
"Sir Alex memberikan saya banyak kesempatan di tim reserve. Mudah-mudahan itu bisa membantu saya menjadi manajer MU kelak," harap pria yang kini suka bermain golf itu. Selengkapnya...
21 Mar 2012
Liga Spanyol | Soal Gol-gol Messi untuk Barcelona
Dengan tiga gol yang dilesakkan ke gawang Granada, Lionel Messi mencatatkan dirinya sebagai pemain tersubur sepanjang sejarah Barcelona. Di mana dan bagaimana dia mencetak seluruh gol tersebut?
Hat-trick Messi di Camp Nou, Rabu (21/3/2012) dinihari WIB mengantar Barca memetik kemenangan 5-3 atas Granda dalam lanjutan Liga Spanyol. Raihan hebat lain yang diukir pesepakbola asal Argentina itu adalah status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah The Catalans.
Sejak memperkuat klub tersebut pada tahun 2004 (masuk tim senior), Messi total sudah melesakkan 234 gol. Catatan yang membuat dia mengalahkan Cesar Rodriguez, yang sebelumnya jadi top skorer Barca dengan 232 gol.
Dari jumlah 234 gol tersebut, bagaimana Messi menjebol gawang lawan-lawannya?
Dikutip dari Opta, dari total 234 gol yang sudah dilesakkan Messi, 185 di antaranya dia lesakkan dengan kaki kiri. Sementara 37 gol lain menggunakan kaki kanan, 10 gol lahir dari tandukan kepala dan dua gol lainnya tercipta menggunakan bagian tubuh yang lain.
Sementara terkait tempat dia mencetak gol, 132 di antaranya dibuat saat merumput di Camp Nou. Sedangkan 94 gol lainnya dilesakkan saat melakoni laga away serta delapan sisanya di tempat-tempat netral. Selengkapnya...
Hat-trick Messi di Camp Nou, Rabu (21/3/2012) dinihari WIB mengantar Barca memetik kemenangan 5-3 atas Granda dalam lanjutan Liga Spanyol. Raihan hebat lain yang diukir pesepakbola asal Argentina itu adalah status sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah The Catalans.
Sejak memperkuat klub tersebut pada tahun 2004 (masuk tim senior), Messi total sudah melesakkan 234 gol. Catatan yang membuat dia mengalahkan Cesar Rodriguez, yang sebelumnya jadi top skorer Barca dengan 232 gol.
Dari jumlah 234 gol tersebut, bagaimana Messi menjebol gawang lawan-lawannya?
Dikutip dari Opta, dari total 234 gol yang sudah dilesakkan Messi, 185 di antaranya dia lesakkan dengan kaki kiri. Sementara 37 gol lain menggunakan kaki kanan, 10 gol lahir dari tandukan kepala dan dua gol lainnya tercipta menggunakan bagian tubuh yang lain.
Sementara terkait tempat dia mencetak gol, 132 di antaranya dibuat saat merumput di Camp Nou. Sedangkan 94 gol lainnya dilesakkan saat melakoni laga away serta delapan sisanya di tempat-tempat netral. Selengkapnya...
Liga Spanyol | Guardiola: Messi yang Terbaik
Pelatih Barcelona Josep Guardiola menyanjung tinggi Lionel Messi menyusul aksi cemerlangnya dalam kemenangan atas Granada sekaligus menjadikan dirinya sebagai yang tersubur di klub.
Kemenangan 5-3 di Camp Nou dinihari tadi memangkas jarak Barca dengan pemuncak klasemen sementara Real Madrid menjadi lima poin. Messi mencetak hat-trick dan satu assist bagi gol pembuka yang dicetak Xavi.
Tambahan tiga gol ini membuat Messi kini memiliki koleksi 234 gol yang artinya dia kini resmi memecahkan rekor gol terbanyak sebelumnya milik Cesar Rodriguez dengan 232 gol yang dibuat pada 1955.
"Saya ikut menyesal kepada pemain mana pun yang ingin merebut singgasananya tapi pemuda ini memang yang terbaik," puji Guardiola seperti dikutip Reuters.
"Michael Jordan mendominasi olahraganya (basket--red), Messi juga melakukan hal yang sama di dalam sepakbola. Tidak ada yang perlu dikatakan lagi," sambungnya.
Messi, yang kini masih berusia 24 tahun, masih berpeluang mendapatkan kembali gelar sebagai pemain terbaik dunia untuk kali keempat beruntun dan baru saja meraih prestasi dalam membobol gawang lawan dengan menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu laga Liga Champions. Selengkapnya...
Kemenangan 5-3 di Camp Nou dinihari tadi memangkas jarak Barca dengan pemuncak klasemen sementara Real Madrid menjadi lima poin. Messi mencetak hat-trick dan satu assist bagi gol pembuka yang dicetak Xavi.
Tambahan tiga gol ini membuat Messi kini memiliki koleksi 234 gol yang artinya dia kini resmi memecahkan rekor gol terbanyak sebelumnya milik Cesar Rodriguez dengan 232 gol yang dibuat pada 1955.
"Saya ikut menyesal kepada pemain mana pun yang ingin merebut singgasananya tapi pemuda ini memang yang terbaik," puji Guardiola seperti dikutip Reuters.
"Michael Jordan mendominasi olahraganya (basket--red), Messi juga melakukan hal yang sama di dalam sepakbola. Tidak ada yang perlu dikatakan lagi," sambungnya.
Messi, yang kini masih berusia 24 tahun, masih berpeluang mendapatkan kembali gelar sebagai pemain terbaik dunia untuk kali keempat beruntun dan baru saja meraih prestasi dalam membobol gawang lawan dengan menjadi pemain pertama yang mencetak lima gol dalam satu laga Liga Champions. Selengkapnya...
Liga Spanyol | Barca Dilanda Krisis Bek Sayap
Saat musim sedang memasuki masa-masa krusial seperti saat ini, Barcelona justru dihadang kabar buruk terkait para pemain yang berposisi bek sayap. Los Cules kini krisis di sektor tersebut menyusul cederanya Adriano Correia.
Adriano mengalami masalah pada pahanya saat Barca menang 5-3 atas Granada, Rabu (21/3/2012) dinihari WIB tadi. Bek asal Brasil itu hanya bermain sebabak sebelum digantikan Javier Mascherano. Seperti dilaporkan situs resmi klub, Adriano minimal harus beristirahat selama 10 hari.
Di penghujung laga pun Barca kembali kehilangan bek kanan, Dani Alves,yang dikartumerah wasit. Alhasil akhir pekan ini Barca akan melawan Real Mallorca tanpa satu pun pemain yang berposisi natural sebagai bek sayap.
Sebelumnya Barca sudah kehilangan Eric Abidal yang harus absen hingga akhir musim karena menjalani transplantasi hati. Setelah melepas Maxwell ke Paris St Germain Januari lalu. Azulgrana memang kekurangan pemain di stok bek sayap.
Pep Guardiola memang masih memiliki pemain Barca B yang fasih di posisi itu seperti Marc Muniensa (bek kiri) dan Martin Montoya (bek kanan), tapi dengan pengalaman mereka yang masih hijau riskan tentunya bagi Blaugrana mengandalkan mereka di fase krusial seperti sekarang.
Saat ini Barca masih mengejar Real Madrid di puncak dengan selisih lima poin, lalu masih ada perempatfinal Liga Champions kontra AC Milan serta final Copa del Rey kontra Athletic Bilbao. Selengkapnya...
Adriano mengalami masalah pada pahanya saat Barca menang 5-3 atas Granada, Rabu (21/3/2012) dinihari WIB tadi. Bek asal Brasil itu hanya bermain sebabak sebelum digantikan Javier Mascherano. Seperti dilaporkan situs resmi klub, Adriano minimal harus beristirahat selama 10 hari.
Di penghujung laga pun Barca kembali kehilangan bek kanan, Dani Alves,yang dikartumerah wasit. Alhasil akhir pekan ini Barca akan melawan Real Mallorca tanpa satu pun pemain yang berposisi natural sebagai bek sayap.
Sebelumnya Barca sudah kehilangan Eric Abidal yang harus absen hingga akhir musim karena menjalani transplantasi hati. Setelah melepas Maxwell ke Paris St Germain Januari lalu. Azulgrana memang kekurangan pemain di stok bek sayap.
Pep Guardiola memang masih memiliki pemain Barca B yang fasih di posisi itu seperti Marc Muniensa (bek kiri) dan Martin Montoya (bek kanan), tapi dengan pengalaman mereka yang masih hijau riskan tentunya bagi Blaugrana mengandalkan mereka di fase krusial seperti sekarang.
Saat ini Barca masih mengejar Real Madrid di puncak dengan selisih lima poin, lalu masih ada perempatfinal Liga Champions kontra AC Milan serta final Copa del Rey kontra Athletic Bilbao. Selengkapnya...
Liga Champions | Hadapi Barca, Ibra Bisa Jadi Penentu Milan
Punya kontribusi besar di kompetisi domestik, Zlatan Ibrahimovic kerap jadi kartu mati saat berlaga di Liga Champions. Bersama AC Milan tahun ini, Ibra diyakini bisa jadi penentu, dimulai dengan laga kontra Barcelona.
Sejak musim 2003/2004, ketika membela Ajax Amsterdam, hingga musim 2010/2011 lalu bersama MIlan, Ibra selalu berhasil memenangi liga kompetisi domestik bersama klub yang dia perkuat. Berturut-turut dia jadi juara bersama Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona dan kemudian Milan.
Tapi striker Swedia itu seperti dapat kutukan saat berlaga di Eropa. Di musim dia meninggalkan Inter, Nerazzurri justru meraih treble winners. Pun begitu saat memilih hijrah ke Rossoneri karena Barca berhasil merebut kembali titel juaranya.
Catatan tersebutlah yang membuat dia diragukan bisa mengantar Milan meraih ambisi menjuarai Liga Champions. Apalagi di perempatfinal menunggu lawan tangguh, Barcelona.
Tapi Marco van Basten punya penilaian berbeda terhadap Ibra di musim ini. Ibra diyakini akan bisa berkontribusi besar buat Milan, termasuk saat menghadapi The Catalans pekan depan.
"Dia juga akan mulai jadi penentu pada pertandingan-pertandingan di Liga Champions , itu cuma kebetulan saja kalau dia belum bisa melangkah jauh. Jika Anda bisa mencetak banyak gol di Italia, Anda jelas punya kualitas untuk membuat perbedaan di Liga Champions juga," sahut Van Basten di Football Italia.
Di Seri A, sudah 20 gol dilesakkan Zlatan Ibrahimovic sejauh ini. Sementara di Liga Champions dia juga terhitung produktif dengan sumbangan lima gol dan empat assist.
"Saya pikir pertandingan menghadapi Barcelona akan menarik. Pep Guardiola punya tim terbaik di dunia dan itu tak akan mudah buat Milan. Bagaimanapun, Anda membuat kesalahan besar jika menganggap remeh Rossoneri, terutama di kandangnya," lanjut legenda Milan dan timnas Belanda itu. Selengkapnya...
Sejak musim 2003/2004, ketika membela Ajax Amsterdam, hingga musim 2010/2011 lalu bersama MIlan, Ibra selalu berhasil memenangi liga kompetisi domestik bersama klub yang dia perkuat. Berturut-turut dia jadi juara bersama Ajax, Juventus, Inter Milan, Barcelona dan kemudian Milan.
Tapi striker Swedia itu seperti dapat kutukan saat berlaga di Eropa. Di musim dia meninggalkan Inter, Nerazzurri justru meraih treble winners. Pun begitu saat memilih hijrah ke Rossoneri karena Barca berhasil merebut kembali titel juaranya.
Catatan tersebutlah yang membuat dia diragukan bisa mengantar Milan meraih ambisi menjuarai Liga Champions. Apalagi di perempatfinal menunggu lawan tangguh, Barcelona.
Tapi Marco van Basten punya penilaian berbeda terhadap Ibra di musim ini. Ibra diyakini akan bisa berkontribusi besar buat Milan, termasuk saat menghadapi The Catalans pekan depan.
"Dia juga akan mulai jadi penentu pada pertandingan-pertandingan di Liga Champions , itu cuma kebetulan saja kalau dia belum bisa melangkah jauh. Jika Anda bisa mencetak banyak gol di Italia, Anda jelas punya kualitas untuk membuat perbedaan di Liga Champions juga," sahut Van Basten di Football Italia.
Di Seri A, sudah 20 gol dilesakkan Zlatan Ibrahimovic sejauh ini. Sementara di Liga Champions dia juga terhitung produktif dengan sumbangan lima gol dan empat assist.
"Saya pikir pertandingan menghadapi Barcelona akan menarik. Pep Guardiola punya tim terbaik di dunia dan itu tak akan mudah buat Milan. Bagaimanapun, Anda membuat kesalahan besar jika menganggap remeh Rossoneri, terutama di kandangnya," lanjut legenda Milan dan timnas Belanda itu. Selengkapnya...
Liga Inggris | Van Persie Minta Arsenal Jaga Konsistensi
Arsenal sukses tampil apik di beberapa laga terakhir. Tetapi karena musim belum selesai, The Gunners pun diminta untuk terus unjuk konsistensi.
Lima pertandingan terakhir berhasil dimenangi Arsenal di Liga Primer Inggris, termasuk di antaranya atas Tottenham Hotspur dan Liverpool.
Hasil-hasil tersebut membuat 'Gudang Peluru' kini berhasil duduk di peringkat empat dengan poin 52 hasil dari 28 pertandingan, unggul tiga angka dari Chelsea di posisi lima dan tertinggal satu poin dari Spurs di posisi tiga--zona terakhir lolos langsung ke Liga Champions.
Kapten Arsenal Robin van Persie jelas senang dengan performa timnya. Namun, ia meminta Arsenal tak langsung berpuas diri karena musim masih menyisakan 10 laga lagi, dengan yang terdekat adalah laga lawatan kontra Everton, Kamis (22/3/2012) dinihari WIB.
"Tidak mudah bermain seperti yang kami inginkan. Kami mesti konsisten dan berusaha keras meraih kemenangan, seperti lawan Liverpool," kata Van Persie kepada Arsenal Player yang dikutip Sky Sports.
Goodison Park yang akan dikunjungi Arsenal tengah pekan ini memang menuntut kewaspadaan ekstra mengingat Spurs, Chelsea, dan Manchester City sudah pernah takluk di markas Everton itu musim ini.
"Saat ini kami suda bisa memperlihatkannya (konsistensi) dan bisa menikmatinya, tapi kami harus menunjukkan lagi (di markas Everton) dan ini mungkin akan jadi partai yang lebih berat, tapi kami mesti berusaha maksimal dan melihat bagaimana hasilnya," seru Van Persie. Selengkapnya...
Lima pertandingan terakhir berhasil dimenangi Arsenal di Liga Primer Inggris, termasuk di antaranya atas Tottenham Hotspur dan Liverpool.
Hasil-hasil tersebut membuat 'Gudang Peluru' kini berhasil duduk di peringkat empat dengan poin 52 hasil dari 28 pertandingan, unggul tiga angka dari Chelsea di posisi lima dan tertinggal satu poin dari Spurs di posisi tiga--zona terakhir lolos langsung ke Liga Champions.
Kapten Arsenal Robin van Persie jelas senang dengan performa timnya. Namun, ia meminta Arsenal tak langsung berpuas diri karena musim masih menyisakan 10 laga lagi, dengan yang terdekat adalah laga lawatan kontra Everton, Kamis (22/3/2012) dinihari WIB.
"Tidak mudah bermain seperti yang kami inginkan. Kami mesti konsisten dan berusaha keras meraih kemenangan, seperti lawan Liverpool," kata Van Persie kepada Arsenal Player yang dikutip Sky Sports.
Goodison Park yang akan dikunjungi Arsenal tengah pekan ini memang menuntut kewaspadaan ekstra mengingat Spurs, Chelsea, dan Manchester City sudah pernah takluk di markas Everton itu musim ini.
"Saat ini kami suda bisa memperlihatkannya (konsistensi) dan bisa menikmatinya, tapi kami harus menunjukkan lagi (di markas Everton) dan ini mungkin akan jadi partai yang lebih berat, tapi kami mesti berusaha maksimal dan melihat bagaimana hasilnya," seru Van Persie. Selengkapnya...
Langganan:
Postingan (Atom)





















